KELOR ORGANIK JAWA

Kelor organik jawa mempunyai banyak manfaat kesehatan

Serbuk Ekstrak Kelor Organik Jawa

Serbuk Ekstrak Kelor Organik Jawa

STOP DIABETES

STOP DIABETES DENGAN BAHAN HERBAL KELOR ORGANIK JAWA

HERBAL

BAHAN HERBAL ORGANIK

KANDUNGAN NUTRISI KELOR ORGANIK JAWA

PERBANDINGAN KANDUNGAN NUTRISI KELOR ORGANIK DENGAN SAYUR/BUAH LAIN

Jumat, 25 Desember 2015

10 MANFAAT DAUN KELOR UNTUK KESEHATAN

Moringa oleifera atau lebih sering disebut sebagai pohon kelor adalah tanaman dari suku Moringacea yang kaya akan manfaat bagi kesehatan manusia. Bentuk daunnya oval seperti telur, berukiran kecil dan bersusun majemuk dalam satu tangkai. Selama ribuan tahun, daun ini telah dikenal memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan.
Keajaiban tanaman ini banyak digunakan oleh penduduk Afrika dan Asia. Pohon kelor juga disebut sebagai pohon drumstick di Inggris dan Filipina. Tanaman yang bisa ditemukan di kaki bukit pegunungan Himalaya ini adalah tanaman serba guna karena seluruh daun, polong, buah-buahan, bunga, akar dan kulit kayunya bermanfaat.

Kali ini kita akan membahas tentang 10 manfaat daun kelor untuk kesehatan yang telah diuji secara ilmiah. Simak yuk!
1. Mengandung asam amino tinggi

Daun kelor mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh. Asam amino adalah pembentuk protein yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dan memelihara sel-sel. Tubuh manusia memproduksi 10 sampai 12 asam amino, sementara 8 asam amino esensial harus disediakan melalui diet sehat atau asupan makanan yang masuk dalam tubuh. Daun kelor dapat menutup 8 kekurangan asam amino tersebut.

2. Menurunkan gula darah
Kadar gula darah tinggi dapat menjadi masalah kesehatan yang serius. Gula darah tinggi juga merupakan awal mula penyebab penyakit diabetes. Seiring bertambahnya usia, biasanya gula darah akan semakin meningkat, sehingga penting bagi kita untuk menjaga kadar gula darah dalam tubuh.
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa 30 perempuan yang mengkonsumsi daun kelor selama tiga bulan berturut-turut dapat menurunkan kadar gula dalam darah mereka sebanyak 13,5%. Selain itu, sebuah penelitian kecil pada pasien diabetes menemukan bahwa menambahkan 50 gram daun kelor dalam makanan sehari-hari dapat mengurangi kenaikan gula darah sebanyak 21%. Hal ini karena adanya kandungan isothiocyanates yang ada pada daun kelor.
3. Melawan radikal bebas dalam tubuh
3. Melawan radikal bebas dalam tubuh

Tingginya kadar radikal bebas menyebabkan stress oksidatif, yang dapat berkontribusi terhadap munculnya penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Daun kelor mengandung antioksidan cukup tinggi yang mampu meningkatkan antioksidan dalam darah secara signifikan. Hal ini sesuai dengan penelitian pada wanita yang mengkonsumsi 7 gram daun kelor setiap harinya selama tiga bulan berturut-turut. Ekstrak daun kelor juga dapat digunakan sebagai pengawet makanan alami, terutama untuk mengawetkan daging. Manfaat daun kelor lainnya adalah sebagai sumber vitamin C dan betakaroten.
4. Menutrisi rambut rontok
4. Menutrisi rambut rontok

Daun kelor memiliki semua nutrisi yang dibutuhkan oleh rambut. Rambut rontok terjadi karena kekurangan vitamin B, terutama B6, biotin, inositol dan asam folat. Sirkulasi darah yang tepat untuk kulit kepala memungkinkan folikel rambut untuk tumbuh kuat dan sehat. Vitamin C bersama dengan vitamin E akan membantu dalam peningkatan sirkulasi darah di kulit kepala. Daun kelor mengandung semua nutrisi tersebut yang dapat membantu mengatasi rambut rontok kamu. Selain itu daun kelor juga mengandung vitamin, yang berperan penting dalam perkembangan sel-sel sehat dan jaringan dalam tubuh dan mengurangi rambut rontok.
5. Menjaga kekencangan kulit
5. Menjaga kekencangan kulit

Daun kelor mengandung sulfur yang berperan sebagai mineral dalam setiap sel tubuh dan merupakan bahan utama untuk pembentukan kolagen dan keratin. Kolagen adalah zat elastis yang memberikan fleksibilitas dan kelembutan pada kulit, sedangkan keratin merupakan zat yang berfungsi untuk penguat kuku agar tidak mudah patah. Kedua zat ini adalah struktur penting dalam pembentuk jaringan pada kulit.

6. Mencegah keracuan arsenik
6. Mencegah keracuan arsenik

Kontaminasi arsenik pada makanan dan air merupakan masalah yang sering terjadi di berbagai belahan dunia. Meskipun arsenik dalam makanan atau air tidak menyebabkan gejala keracunan langsung, paparan jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan dari waktu ke waktu. Studi observasional menunjukkan bahwa paparan jangka panjang untuk arsenik dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung. Daun kelor dapat melindungi diri kita terhadap efek toksisitas arsenik.

7. Mencegah penuaan dini
7. Mencegah penuaan dini

Penelitian pada daun kelor menemukan fakta bahwa daun ini memiliki sifat anti penuaan. Efek radikal bebas pada kulit manusia menyebabkan munculnya keriput dan membuat kulit berusia jauh lebih tua serta munculnya garis-garis halus.
Salah satu manfaat daun kelor yang memiliki kemampuan pembersihan adalah membantu membersihkan sel-sel kulit dari radikal bebas dan memulihkan vitalitas kulit, sehingga membuatnya tampak lebih muda.

8. Menyehatkan mata
8. Menyehatkan mata

Daun kelor memiliki kandungan vitamin A yang sangat baik untuk kesehatan mata. Vitamin A berperan penting dalam perkembangan sel-sel sehat dan jaringan dalam tubuh serta membantu mengurangi rambut rontok. Kekurangan vitamin A akan membuat mata mengalami berbagai masalah seperti mata minus, sakit mata, dan lain-lain. Selain itu, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan penebalan kulit kepala, rambut kering dan ketombe.

9. Mengobati rematik
9. Mengobati rematik
Daun kelor juga memiliki kemampuan untuk mengobati rematik. Daun ini berkhasiat untuk mengurangi penumpukan asam urat pada sendi, sehingga mampu mengurangi rasa nyeri pada sendi akibat rematik pada orang tua. Untuk mengobati rematik, kamu bisa menghaluskan 3 tangkai daun kelor dengan 1/2 sdm kapur sirih kemudian oleskan pada sendi yang sakit. Lakukan terapi ini secara teratur setiap harinya.

10. Melancarkan ASI
10. Melancarkan ASI

Mungkin selama ini banyak wanita yang mengeluh tidak dapat menyusui anaknya karena ASI yang tidak lancar, kali ini kamu bisa mengatasi masalah tersebut dengan daun kelor. Daun kelor berperan penting bagi para ibu menyusui karena daun ini memiliki khasiat meningkatkan produksi ASi pada ibu yang sedang menyusui. Kamu bisa menggunakan daun kelor sebagai sayuran, cobalah untuk mengganti sayur bayam kamu dengan bahan daun kelor.
Sejauh ini, tidak ada hasil penelitian yang menyebutkan tentang efek samping dari daun kelor. Oleh karena itu, daun ini bisa dikonsumsi anak-anak dan orang dewasa. Bahkan daun kelor memiliki kandungan zat besi 3 kali lebih banyak dibanding bayam. Sehingga di luar negeri, daun kelor sudah dimanfaatkan dalam bahan membuat bubur, pasta, bahkan roti, dan juga bahan makanan lain.

Rabu, 09 Desember 2015

CARA ASYIK KONSUMSI MORINGAVA

Saran Mengkonsumsi Serbuk Daun Kelor
1. Mulailah dengan 3 sendok teh per hari pada minggu Pertama. Meminum Teh Kelor, merupakan cara terbaik memperkenalan Kelor pada tubuh Anda. Minum Teh Kelor setiap bangun pagi, siang hari dan menjelang tidur. Cukup masukan setengah sendok teh Serbuk Daun Kelorina kedalam segelas air panas, dan biarkan larut lalu minum saat hangat. Jika rasa dan aromanya terlalu kuat bagi Anda, kurangi kekentalannya dengan cara menambah airnya. Serbuk Daun Kelorina pun dapat Anda taburkan pada makanan pada saat sarapan, makan siang atau makan malam. Saya sangat suka mencampur Serbuk Daun Kelorina dengan juice buah-buahan, mangga, alpukat, starwberry atau sirsak, merupakan favorite saya. Coba deh 
2. Tingkatkan pada minggu kedua. Tingkatkan asupan nutrisi Anda dengan dua sendok makan per hari untuk menjaga dan memelihara kesehatan Anda. Sedangkan untuk penyembuhan, sebaiknya tiga sendok makan per hari. Gunakan dengan cara yang sama, buat teh Kelor, campuran minuman dan makanan konsumsi harian Anda.
3. Setelah minggu kedua. Tubuh Anda sudah mulai mengenal Serbuk Daun Kelorina dan Anda pun sudah terbiasa dengan rasa dan aromanya. Mulailah mengingat dan memperbandingkan, apa yang tubuh Anda rasakan selama 2 minggu mengkonsumsi Serbuk Daun Kelorina. Tidak saja kemajuan secara fisik, tapi juga mental. Bagi yang memiliki gula darah tinggi, atau tekanan darah yang tinggi, silahkan cek kadar gula darah dan tensi Anda, biasanya sudah turun dan menjadi normal kembali.
Tubuh Anda adalah unik seperti kebutuhannya. Setelah dua minggu penggunaan teratur, Anda dapat mulai membuat perubahan dalam banyak hal pada tubuh. Konsumsi terus Serbuk Daun Kelorina dengan jumlah tiga sampai lima sendok makan per hari, atau lebih dengan cara yang sama dan makanan yang bervariatif. Campurkan pada agar-agar, puding, bahan kue, kopi dan susu, dll.
Banyak peneliti merekomendasikan jumlah konsumsi serbuk daun Kelor per hari berdasarkan kebutuhan nutrisi harian (RDA) adalah 25 gram per hari untuk anak 1 3 tahun, dan untuk ibu hamil dan menyusui 50 gram per hari. Ingat, Anda tidak bisa memaksa proses alami dalam tubuh, jadi jangan mengambil Serbuk Daun Kelorina sekaligus banyak hanya karena ingin cepat mendapat manfaat.
Nutrisi yang terkandung dalam Serbuk DaunKelorina bekerja alami, dengan proses mengeluarkan racun dalam tubuh (detoksifikasi) termasuk benda dan organisme asing pada tubuh Anda, memperbaiki sel-sel yang rusak akibat radikal bebas dan penyakit, dan memulihkan fungsi metabolisme organ-organ vital dalam tubuh Anda. Konsumsi secara teratur sebagai bagian dari pola makan harian Anda dan seperti kata Pak Mario Teguh, Lihat Apa yang Terjadi.
Terdapat berbagai cara untuk memasukan nutrisi yang terkandung dalam Serbuk Daun Kelorina kedalam tubuh kita, diantaranya :
Dimasukan kedalam kapsul, saya sarankan menggunakan kapsul ukuran 00 dan dikonsumsi 3 x 2 kapsul per hari. Berat rata-rata kapsul kelor +/- 600 mg 700 mg.
Ditaburkan langsung dalam makanan seperti nasi, nasi goreng, bubur, sayur, dll. Taburkan 1 sendok teh serbuk daun kelor dalam makanan yang kita konsumsi pada saat sarapan, makan siang dan makan malam. Harap diperhatikan, akan ada rasa dan aroma khas kelor dalam makanan yang telah dicampurkan. Banyak tidaknya sangat tergantung selera kita terhadap rasa dan aroma khas tersebut.
Dicampurkan dalam juice buah-buahan seperti alpukat, jeruk, melon, tomat, dll. Campurkan 1 sendok teh untuk setiap satu gelas juice.
Dicampurkan dalam kopi, susu atau madu.
Dicampurkan dalam resep olahan makanan, seperti kue, pudding, agar-agar, dll.
Dibuat teh Kelor dengan cara memasukan 1 sendok teh Serbuk Daun Kelorina ke dalam 1 gelas air panas, kemudian diaduk hingga larut dan diamkan sampai mengendap dan dingin. Lalu saring ampasnya. Akan menghasilkan teh yang cukup kental. Jika tidak suka Teh Kelor kental, bisa dicairkan dengan mencampurnya kembali dengan secangkir air hangat, sesuai selera anda terhadap rasa dan aroma khas daun Kelor.
Campurkan kedalam kecap, saus, atau sambal kesukaan Anda.
Membuat Moringa Energy Booster 
Siapkan 1 gelas air dingin (200 ml) masukan kedalam blender.
Masukan 1 sendok makan Serbuk Daun Kelorina, 1 sendok makan madu/susu/cream + perasan 1 buah jeruk nipis.
Masukan buah-buahan yang anda suka (alpukat, jambu, mangga).
Blender dengan kecepatan sedang.
Moringa Energy Booster sudah siap memicu luapan energy anda.

Selasa, 01 Desember 2015

Akhirnya Pendaftaran CPNS 2016 Resmi Dibuka , Cek Jadwal Daerahmu! Persiapan Ujian CPNS 2016




Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2016 akhirnya telah resmi dibuka. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menyatakan moratorium rekrutmen CPNS pada 2016 sifatnya terbatas. Artinya, masih ada formasi tertentu yang dibuka lantaran sejumlah instansi masih sangat membutuhkan pegawai baru.“Moratorium bukan berarti tidak menerima pegawai baru sama sekali. Koridornya masih di moratorium terbatas dan jumlah yang diangkatkan pun sangat sedikit karena hanya menggantikan yang pensiun s
aja,” kata Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Bambang Dayanto Sumarsono kepada JPNN, Rabu (4/11).

Rencananya, formasi yang dibuka adalah tenaga kesehatan, tenaga pendidikan, dan penegak hukum. Adapun tenaga kesehatan terdiri dari bidan PTT, dokter PTT, perawat, tenaga kesehatan lainnya. Kuota yang disiapkan sekitar 42 ribu.

“Untuk tenaga kesehatan bidan PTT dan dokter PTT, Kemenkes harus berkoordinasi dengan pemda,” ujarnya.

Formasi tenaga pendidik diprioritaskan untuk guru 3T (terluar, terdepan, tertinggal). Jumlahnya, sekitar 3.000-an. Formasi tenaga penegak hukum sekitar 1.000-an.

“Guru 3T akan diprioritaskan. Berapapun yang diajukan Kemdikbud untuk 3T akan diberikan karena ini mendukung program presiden,” ujarnya.

Selain tiga formasi tersebut, pemerintah juga mengalokasikan untuk lulusan sekolah ikatan dinas sekitar 5.000-an. Sekolah ikatan dinas ini, antara lain, Sekolah Tinggi Sandi Negara milik Lemsaneg, Sekolah Tinggi Intelegen (BIN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (BPS), serta sekolah untuk penjaga sipir/lapas dan imigrasi (Kementerian Hukum dan HAM).

Selain itu, ada juga sekolah D2 dan D3 Perpajakan milik Kementerian Keuangan, sekolah pengamat gunung berapi (BMKG), dan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN).


Tetapi pada kesempatana kali ini kita tidak akan membahas mengenai hal tersebut lebih dalam karena admin akan membahas Jadwal CPNS Lengkap seperti apa simak selengkapnya dibawah ini mengenai Jadwal yang akan admin rangkum dibawah ini melalui Jadwal Pendaftaran CPNS tahun 2016 simak lebih lengkap informasinnya berikut ini.

Jadwal Pendaftaran CPNS 2016.


Kota D.I. Yogyakarta 03 September - 17 September 2016
Provinsi Aceh 15 September - 29 September 2016
Kabupaten Sidoharjo 01 September - 15 September 2016
justify;"> Kabupaten Bekasi 06 Oktober - 20 Oktober 2016
Kabupaten Muara Enim 08 September 22 September 2016
Kabupaten Musi Rawas 27 Agustus - 10 September 2016
Kabupaten Muratara 08 September - 22 September 2016
Kabupaten Ogan Ilir 08 September - 22 September 2016
Kabupaten OKI 08 September -22 September 2016
Kabupaten OKU 05 September - 19 September 2016
Kabupaten OKU Selatan 03 September - 17 September 2016
Kabupaten PALI 08 September - 22 September 2016
Kota Bekasi 26 September - 10 Oktober 2016
Kota Bogor 15 September - 29 September 2016
Kota Lubuk Linggau 03 September - 17 September 2016
Kota Pagar Alam 08 September - 22 September 2016
Kota Surabaya 29 Agustus - 12 September 2016
Ibukota Jakarta 04 September - 18 September 2016
Jawa Barat 11 September - 24 September 2016
Jawa Timur 29 Agustus - 15 September 2016
Jawa Tengah 10 September - 24 September 2016


Jadwal Pendaftaran Formasi Khusus CPNS 2016.

Lulusan Cum Laude 25 September - 9 Oktober 2016.
Atlit Berprestasi dan Pelatih Berprestasi 02 Oktober - 16 Oktober 2016
Unit Percepatan Pembangunan Papua 24 September - 19 Oktober 2016
Disabilitas 03 November - 16 November 2016
SM-3T  09 Desember - 23 Desember 2016

Rata-rata selisih jadwa setiap Formasi CPNS dari masing-masing daerah adalah 10 hari kerja jadi jangan sampai anda ketinggalan pada saat mengakses Pendaftaran karena dipastikan bisa membaut anda tidak bisa mendaftar lagi, selain itu untuk informasi khusus anda harus sabar menunggu Jadwal berikutnya, jangan sampai seperti admin tahun kemarin sekedar berbagi pengalaman.

Jumat, 13 November 2015

Hanya Rp.30-an ribu, Hasil Olahan Tanaman Ini Bisa Sembuhkan DIABETES!


Gambar diatas menunjukkan kandungan nutrisi @moringava dan manfaatnya

Konsultasi dan Pemesanan:
 Sms/Tlp/WA : 08816904450

Rabu, 21 Oktober 2015

MORINGA Cure & Prevent 300 illnesses


100% Pure Dried Moringa Leaf Powder

17 times Calcium of Milk
15 times Potassium of Banana
10 times Vitamin A of Carrot
9 times Protein of Yogurt
4 times chlorophyll of wheatgrass 
25 times Iron of Spinach
Vitamin A to Z, Omega 3, 6, 9 Oil and Zeatin.

Moringa - Most nutritional food on land
Moringa have 92 Nutrients. The next closest plant has only 28. 46 Antioxidants, 36 Anti-Inflammatories, 18 Amino Acids, 9 Essential Amino Acids that our body do not produce.

Prevent And Cure Over 300 Illnesses
Doctors use it to treat diabetes in West Africa and high blood pressure in India. Moringa is also used for arthritis, stroke, cancer asthma, anxiety, anemia, cough, headaches, hypocholesteremia, discharge intestinal fat, hormonal imbalance, dysmenorrhea, climactic disturbance, hepatic detoxification, diuretic for kidney, prostate disorders, tonsillitis, tuberculosis, migraine, hangover, allergy, stomach ulcers, skin infections, sores, blackheads, blood impurities, bronchitis, catarrh, chest congestion, cholera, conjunctivitis, diarrhea, eye and ear infections, fever, glandular swelling, hysteria, joint pain, pimples, psoriasis, respiratory disorders, scurvy, semen deficiency, sore throat, sprain, intestinal worms, lactation, colitis, dropsy, dysentery, gonorrhea, sleep disorder, jaundice, malaria and urinary disorders. It prevent and cure over 300 illness. It nourish your whole body, kidney, liver, heart, eye, strengthen teeth, skin and hair. When taken, it makes you feel good, fresh and energized. Many people who take Moringa live healthily pass the age of 90.

How is this possible?
Many health problems are due to poor nutrition, which result in immune system breakdown and disease. When you correct those nutritional deficiencies with super packed nutritious food, it is bound to improve health. The ability for Moringa to have such diverse healing effects is due to the vitamins, minerals, antioxidants, and healing elements the tree contains. Aids patients in Africa, carry in to hospital sees such dramatic improvement with Moringa that many were able to resume working.

Energy, Alertness, Beautiful Skin, Anti-Aging And Slimming 
The Moringa is packed with nutrients to increase your metabolism.  These vitamins, minerals and enzymes keep your body balanced to trigger natural energy production. 
Moringa has several thousand times more Zeatin than any other known plant. Zeatin makes new skin cells grow at a faster rate than old skin cells die. This results in a marked reduction of wrinkles on the face and other parts of the body, and a more youthful skin. Sulfur - the key ingredient in collagen and keratin -  and over 30 antioxidants found in Moringa are also well suited for skin health. Moringa being use by many slimming center has a natural hunger suppressant; it increases and controls your metabolism and nourishes you with a treasure trove of nutrients, vitamins and antioxidants. 

Restored Failing Health
As early as early 30s, your energy level will start declining. Your body will start aching. You start losing focus during the day because you did pay attention to your diet when you were young. Some health decline cannot be restored totally like the decay of your malnourish teeth.

Bad Teeth Cause Severe Illness & Death
Calcium, Magnesium, Manganese, Potassium, Boron and Vitamin D are all important for strong teeth. Many chronic diseases are a result of root canal surgery. Everyone should protect their teeth today as once the teeth decays it is irreversable. It will determine how many healthy years you live.

"Food Matters" and "Dying to have known"
Everyone need to do their home work. Google on the internet and read the details on what you eat. You will be shock at what you find. Start with the documentary "Food Matters" and "Dying to have know" on youtube. Also watch Discovry Channel "Moringa The Miracle Tree" and "Documentary of Moringa Oleifera" for a start.

Many health products are not healthy
Many products have no genuine independent studies or are just limited to write up from the manufacturer. Most pills are made with filler that are no good for your body and many pills cannot even be digested. Synthetic ingredient are often rejected by the human body. The Moringa have a long string of publish research paper and 4,000 years of testimonies. It is 100% natural and produce by mother earth.

Moringa’s use as an antibiotics in traditional medicine dates back thousands of years. It was first described around 2000 B.C. as a medicinal herb. Ancient Egyptians & Greeks found many healthful uses for Moringa and introduced it to the Romans. It spread eastward form India to the lower parts of China, Southeast Asia and the Philippines, and westward to Egypt, the Horn of Africa, around the Mediterranean, and finally to West Indies in America. Today over 200 million people use Moringa. The World Health Organization has been using Moringa for over 40 years. 

Los Angeles Times - “Scientifically speaking, Moringa sounds like magic. It can rebuild weak bones, enrich anemic blood and enable a malnourished mother to nurse her starving baby. Doctors use it to treat diabetes in West Africa and high blood pressure in India .... And it’s not only good for you, it’s delicious.”
Moringa powder is very concentrated. Start with half a teaspoon per day with drinks and slowly increase if desired. Delicious when mix with, rice, noodle, burger and most food. Can be use as tea leaf with warm water.

Disclaimer: Information provided may or may not be 100% accurate. Please research and consult a qualified professional for any medical conditions.

Sabtu, 17 Oktober 2015

#Moringava, Serbuk Daun Kelor, Daun Ajaib dengan Beragam Manfaat


Daun Kelor, Daun Ajaib dengan Beragam Manfaat, Manfaat daun kelor, daun ajaib dengan berbagai macam manfaat.

Daun kelor merupakan salah satu jenis sayuran yang sekarang ini populer. Sayur ini asli Indonesia sudah terkenal manfaatnya sampai ke mancanegara. Banyak peneliti yang sudah menemukan manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh.

Daun kelor sudah dianggap sebagai tanaman ajaib yang dapat digunakan sebagai obat herbal segala penyakit. Kandungan vitamin C daun kelor lebih banyak dari sayur maupun buah lainnya. Selain itu, kandungan vitamin A dan potasium dalam daun kelor sangat tinggi.

Tidak heran jika daun kelor dianggap sebagai tanaman ajaib yang sangat bagus untuk tubuh. Kandungan-kandungan dalam daun kelor ini membuat daun kelor mempunyai banyak sekali manfaat. Manfaat daun kelor bagi tubuh sangat banyak, mulai dari mengobati penyakit dalam sampai penyakit luar.

Berikut beberapa manfaat yang bisa diambil dari daun kelor.

1. Menyehatkan kulit
Daun kelor mengandung vitamin c dan juga antioksidan yang sangat tinggi, kedua zat ini sangat baik untuk kesehatan kulit. Daun kelor yang dijadikan sebagai sayur dan dikonsumsi secara rutin dapat menghaluskan kulit dan mencegah timbulnya jerawat. Daun kelor yang ditumbuk juga bisa dijadikan sebagai masker wajah yang bisa membuat kulit wajah semakin halus dan cantik.

2. Mengatasi diabetes
Salah satu manfaat daun kelor yaitu dapat mengatasi diabetes. Manfaat daun kelor untuk diabetes dapat mengurangi kadar gula dalam darah. Daun kelor dapat dijadikan sebagai insulin alami untuk mengatasi diabetes. Makan sayur daun kelor juga dapat mencegah penyakit gula darah atau diabetes.

3. Menyehatkan mata
Daun kelor juga banyak mengandung vitamin A yang sangat baik untuk mata. Mengkonsumsi daun kelor dapat membuat mata selalu dalam keadaan sehat dan jernih. Daun kelor juga bisa menyembuhkan penyakit mata, caranya bisa dimakan langsung ataupun air rebusan daun kelor di basuhkan pada mata yang sakit setiap hari sampai sembuh.

4. Mencegah kanker
Antioksidan dalam daun kelor sangat tinggi, selain itu daun kelor mengandung potasium yang banyak. Salah satu manfaat dari daun kelor yaitu dapat mencegah kanker. Manfaat daun kelor untuk kanker yaitu dapat memperlambat bahkan menghentikan dan menghilangkan kanker yang ada dalam tubuh.

5. Mengobati rematik
Daun kelor juga sangat baik untuk mengobati rematik. Manfaat daun kelor untuk pengobatan rematik dapat mengurangi rasa sakit pada sendi dan dapat mengurangi penumpukan asam urat pada sendi sehingga dapat menyembuhkan rematik atau asam urat.

Payudara Terbesar Indah dengan Alami [Rahasianya]


Payudara Terbesar Indah dengan Alami [Rahasianya]
Payudara Terbesar Indah dengan Alami [Rahasianya]
Untuk memiliki dan tumbuhnya payudara besar secara alami selalu membentuk bagian integral dari kepribadian keseluruhan wanita dan kecantikan. Ini adalah kursi untuk emosi, perawatan dan tentu saja hasrat seksual sehingga sangat penting bagi seorang wanita untuk memiliki payudara yang baik berbentuk tepat besar dan disempurnakan bulat dan lembut sehingga memberikan kesan tubuh mereka yang terlihat sempurna. Payudara menjadi bagian integral bagi seorang wanita ketika datang untuk merayu orang dari lawan jenis dan seperti dikatakan sebelumnya membentuk dasar dari daya tarik seksual juga. Cara membesarkan payudara secara alami

Mendambakan payudara yang sempurna adalah begitu tinggi frekuensinya pada saat ini. Terlebih lagi bahwa gadis-gadis bahkan tidak ragu untuk pergi dan mendapatkan implan payudara dilakukan sehingga mendapatkan payudara besar. anak perempuan saat ini memilih untuk metode bedah ini. Nah, sebenarnya ada metode secara alami tanpa operasi apapun dan tentunya 100% aman juga. Mari kita lihat beberapa cara mendapatkan payudara ideal dengan cepat.

Salah satu metode yang paling tradisional dan yang terbaik dan juga metode termurah adalah dengan menggunakan minyak pijat payudara untuk meningkatkan ukuran payudara Anda. Tekanan konstan pada payudara Anda akan membuatnya mengembang dan tumbuh besar. Studi juga menunjukkan bahwa salah satu cara alami tumbuh payudara adalah memiliki campuran jus pepaya dan susu setiap hari. Memiliki campuran ini tidak hanya akan meningkatkan payudara Anda, tetapi juga memberikan bentuk yang sempurna yang Anda telah mencari selama ini.

Olahraga teratur menargetkan daerah payudara juga dapat mempercepat proses pertumbuhan ukuran payudara. Dapatkan pelatih yang baik yang dapat memberikan tips tentang latihan yang baik untuk menjalani untuk mendapatkan ukuran payudara yang diinginkan dengan membuat tumbuh dada Anda. Beberapa tumbuhan di sana-sini asupan air juga merupakan cara alami 100% dari payudara tumbuh dan sangat efektif juga. Ada ratusan herbal yang tersedia di pasar tetapi harus sangat berhati-hati saat memilih ramuan untuk pertumbuhan payudara Anda. payudara ketika besar memberikan rasa percaya diri untuk perempuan dan juga membantu dalam seks yang baik. Satu juga harus mencakup banyak protein dalam diet seseorang karena ini adalah cara sehat untuk tumbuh payudara lebih besar secara alami dan lebih baik.

Jadi kita melihat bahwa ada berbagai metode yang tersedia untuk tumbuh ukuran payudara dan ada banyak lebih dari ini juga. Ide di belakang untuk memiliki payudara yang lebih besar adalah untuk memberikan tubuh seseorang yang bentuk yang sempurna dan terlihat menarik untuk orang dari lawan jenis. Hal ini meningkatkan kepercayaan diri seseorang sementara satu berjalan di jalan dan di tempat lain dan hari ini aktris terkemuka di jalankan untuk mendapatkan payudara yang lebih besar jadi mengapa harus Anda tertinggal. Pergi dan mencoba beberapa metode ini dan payudara terbesar alami akan Anda miliki!

Manfaat Daun Kelor Untuk Menyembuhkan Diabetes dan Kanker

Manfaat Daun Kelor Untuk Menyembuhkan Diabetes dan Kanker - Daun kelor adalah salah satu tipe sayuran yang kini mulai terkenal dikalangan obat-obatan tradisional. Daun kelor orisinil dari Indonesia yang telah terkenal sebagai obat diabetes dan kanker hingga ke mancanegara. Tak sedikit peneliti yang telah menemukan kegunaaan dan manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh manusia.


Daun kelor dianggap sebagai tanaman ajaib yang bisa digunakan  sebagai obat herbal tradisional segala penyakit. Kandungan vitamin C yang terdapat di daun kelor lebih banyak dari sayur dan buah lainnya. Tidak hanya itu, kandungan vitamin A serta potasium dalam daun kelor sangat tinggi. Tak heran apabila daun kelor dianggap para dokter sebagai tanaman ajaib yang sangat berguna untuk tubuh.
Manfaat Daun Kelor Untuk Menyembuhkan Diabetes dan Kanker
Manfaat Daun Kelor Untuk Menyembuhkan Diabetes dan Kanker
manfaat dan Kegunaaan Daun Kelor Untuk Pengobatan Diabetes dan Kanker

manfaat dan kegunaaan-daun-kelor-untuk-pengobatan

Kandungan-kandungan dalam daun kelor ini membuat daun kelor memiliki banyak sekali kegunaan. Kegunaan daun kelor bagi tubuh sangat banyak, mulai dari mengobati penyakit dalam hingga penyakit luar. Berikut beberapa manfaat dan kegunaan yang bisa diambil dari daun kelor.

Menyehatkan kulit
Daun kelor mengandung vitamin c serta antioksidan yang sangat tinggi, kedua zat ini sangat baik untuk kesehatan kulit. Daun kelor yang dijadikan sebagai sayur serta dikonsumsi dengan cara rutin bisa menghaluskan kulit serta mencegah timbulnya jerawat. Daun kelor yang ditumbuk juga bisa dijadikan sebagai masker wajah yang bisa membuat kulit wajah halus dan cantik.

Menanggulangi diabetes
Salah satu kegunaaan daun kelor yaitu bisa menanggulangi diabetes. Manfaat daun kelor untuk mencegah diabetes, bisa mengurangi kadar gula dalam darah. Daun kelor juga bisa dijadikan sebagai insulin alamiah untuk menanggulangi diabetes. Makan sayur daun kelor juga bisa mencegah penyakit gula darah alias diabetes.

Menyehatkan mata
Daun kelor juga tak sedikit mengandung vitamin A yang sangat baik untuk mata. Mengkonsumsi daun kelor bisa membikin mata rutin dalam keadaan sehat serta jernih. Daun kelor juga bisa menyembuhkan penyakit mata, caranya bisa dimakan langsung ataupun air rebusan daun kelor di basuhkan pada mata yang sakit setiap hari hingga sembuh.

Mencegah kanker
Antioksidan dalam daun kelor sangat tinggi, tidak hanya itu daun kelor juga mengandung potasium yang banyak. Salah satu manfaat dari daun kelor yaitu bisa mencegah kanker. manfaat daun kelor untuk kanker yaitu bisa memperlambat bahkan menghentikan serta menghilangkan kanker yang ada dalam tubuh.

Mengobati rematik
Daun kelor juga sangat baik untuk mengobati rematik. manfaat daun kelor untuk pengobatan rematik bisa mengurangi rasa sakit pada sendi serta bisa mengurangi penumpukan asam urat pada sendi jadi bisa menyembuhkan penyakit rematik alias asam urat.

Daun kelor terbukti telah sangat terkenal di mancanegara maupun di dalam negeri. Beberapa penyakit bisa diobati dengan daun kelor. Tidak hanya bisa mengobati beberapa penyakit, daun kelor juga sangat baik untuk dikonsumsi setiap hari.

Kegunaaan daun kelor yang dikonsumsi setiap hari yaitu bisa menambah kekebalan tubuh, jadi tubuh anda tidak mudah sakit. Tidak hanya itu, daun kelor juga bisa menambah kekebalan tubuh dari beberapa virus yang ada dalam tubuh manusia.

Kelor Atasi Diabetes


Apa itu diabetes?
Diabetes dikenal sebagai penyakit metabolik yang ditandai oleh kadar gula darah tinggi, baik karena kelenjar pankreas tidak menghasilkan cukup insulin atau sel tubuh tidak merespon dengan benar insulin yang dihasilkan.
Diabetes dapat dibagi menjadi tiga jenis:
1. Diabetes Tipe 1
Dalam kondisi ini, tubuh menciptakan insulin sangat sedikit atau sama sekali tidak menghasilkan insulin. Meskipun dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi anak-anak dan remaja lebih mungkin untuk mengalami hal tersebut.
2. Diabetes Tipe 2
Diabetes tipe ini ditandai dengan resistensi insulin yang terjadi ketika sel-sel tubuh berhenti menanggapi insulin yang dihasilkan oleh kelenjar pankreas. Orang dewasa lebih rentan terhadap masalah ini terutama karena obesitas.
3. Gestational Diabetes
Ketika seorang wanita yang tidak menderita diabetes sebelumnya menderita gula darah tinggi selama kehamilan, dia dikatakan harus gestational diabetes, yang mungkin merupakan gejala untuk diabetes tipe 2.
Diabetes digolongkan sebagai gangguan metabolisme, metabolisme yang mengacu pada cara tubuh kita menggunakan makanan yang dicerna untuk mensuplai energi dan pertumbuhan. Sebagian besar dari apa yang kita konsumsi dipecah menjadi glukosa yang masuk dan mengalir dalam aliran darah. Namun, untuk memungkinkan kelancaran transisi ini, tubuh membutuhkan insulin.
Secara sederhana dapat digambarkan bahwa makanan yang kita cerna diubah menjadi glukosa untuk fungsi sel. Glukosa membutuhkan bantuan dari insulin untuk menembus dinding sel karena tidak bisa masuk sendiri. Insulin karena itu bertindak sebagai pengatur metabolisme glukosa dalam tubuh. Jika insulin yang kurang atau menjadi sensitif, itu akan menyebabkan diabetes. Diabetes yang tidak diatasi akan menimbulkan komplikasi seperti retinopati, neuropati, nefropati, masalah kardiovaskular dll.
Insulin merupakan hormon yang diproduksi pada pankreas. Seseorang yang memiliki diabetes memiliki kondisi di mana jumlah kadar glukosa yang tinggi didalam darahnya, karena tubuh mereka tidak menghasilkan cukup insulin, tidak menghasilkan insulin, atau memiliki sel-sel yang tidak merespon insulin yang dihasilkan.
Karena gula darah merupakan isu sentral dalam diabetes, banyak orang yang hidup dengan diabetes memilih untuk memodifikasi diet mereka untuk menghindari lonjakan besar dalam gula darah. Bahkan, banyak pula yang memilih untuk tidak mengkonsumsi gula, menghindari porsi besar buah-buahan, biji-bijian, serta pati, dan juga beralih ke diet lemak tinggi. Lebih tergantung pada lemak untuk energi memungkinkan orang-orang yang hidup dengan diabetes untuk mengkonsumsi energi yang mereka butuhkan, tanpa khawatir tentang overloading sistem mereka dengan tingginya kadar gula darah.
Tentu saja, tidak semua lemak diciptakan sama. Seperti kebanyakan penderita diabetes sangat menyadari, lemak sehat biasanya memiliki persentase tinggi asam oleat. Asam oleat merupakan Omega-9 asam lemak yang telah dicatat karena kemampuannya untuk – antara hal-hal penting lainnya – membantu mengurangi daya tahan tubuh terhadap insulin dan mengatur kadar gula darah. Asam oleat merupakan bahan utama dalam minyak zaitun, yang mengandung asam oleat sekitar 75 % dan merupakan sumber yang paling banyak tersedia dari asam oleat.
Bagaimana Kelor Mengatasi Diabetes
Daun Kelor memiliki 4 kali lebih Beta-carotene daripada wortel, 17 kali lebih banyak kalsium dibandingkan susu dan 25 kali lebih banyak zat besi daripada bayam. Daun kelor dan polong mengandung lebih dari 90 nutrisi dan 46 antioksidan. Daun Kelor memiliki lebih banyak antioksidan daripada daun hijau lainnya.
Daun Kelor pun mengandung sejumlah besar asam oleat. Seperti dengan semua senyawa nutrisi tinggi lainnya yang terkandung dalam daun kelor, asam oleat ini tidak diproses atau disintesis dengan cara apapun, sehingga tersedia untuk diserap secara langsung oleh tubuh. Selain mengandung asam oleat dengan kadar sangat tinggi (73 %), daun Kelor pun padat nutrisi penting lainnya yang membantu dalam memerangi diabetes. Bahkan, secara harfiah tidak ada jenis tanaman lain di bumi yang lebih padat nutrisinya dibanding Kelor.
Diabetes retinopati, atau kerusakan mata dari diabetes berkepanjangan, terjadi pada sekitar 40 % dari semua orang Amerika yang didiagnosis dengan diabetes. Hal ini dapat menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan dari waktu ke waktu. Kelor sangat kaya dengan vitamin A (daun segar mengandung 4 kali dan serbuk daun mengandung 10 kali lipat vitamin A dalam wortel)  yang telah terbukti untuk membangun kekuatan kornea, menghentikan peradangan mata dan mengurangi resiko degenerasi makula.
Vitamin C penting untuk produksi yang tepat dan regulasi insulin. Kekurangan vitamin C telah terbukti mempengaruhi kemampuan pankreas untuk mengeluarkan insulin, yang memberikan kontribusi pada peningkatan yang tinggi dari gula darah. Kelor mengandung kadar tinggi vitamin C (daun segar mengandung 7 kali lipat vitamin C dalam jeruk) yang membantu pankreas mengeluarkan insulin pada tingkat yang normal. Kelor sebagai sumber yang kaya asam askorbat membantu dalam sekresi insulin.
Para peneliti baru-baru ini melaporkan bahwa vitamin D sangat penting untuk sel-sel dalam pankreas untuk dapat mensekresikan insulin dengan benar. Penelitian telah menunjukkan bahwa individu dengan tingkat vitamin D paling rendah, memiliki risiko lebih besar terkena diabetes. Sangat menarik untuk dicatat bahwa nutrisi tertentu seperti vitamin B1, B2, B12, asam pantotenat, vitamin C, protein dan kalium – bersama dengan makan ringan yang mengandung karbohidrat – benar-benar dapat merangsang produksi insulin dalam tubuh.
Vitamin dan mineral lainnya juga telah dibuktikan dapat membantu dalam produksi dan regulasi insulin, baik di pankreas dan tempat lain di seluruh tubuh. Misalnya, vitamin E telah ditunjukkan dalam beberapa studi untuk mengurangi risiko terkena diabetes. Sebuah antioksidan kuat, vitamin E memudahkan tubuh untuk mengangkut dan mengelola insulin dengan meningkatkan integritas membran sel. Daun Kelor yang kaya dengan vitamin E dan mengandung 46 antioksidan kuat lainnya, sangat membantu dalam meningkatkan manajemen tubuh Anda dan regulasi gula darah pada tingkat sel dan menyediakan asupan makanan dengan spektrum penuh nutrisi untuk menyeimbangkan efek dari diabetes.

A. DUdi K.

Mengobati Diabetes secara Alami dengan Kelor


Dua tahun silam, Hartadi memang begitu gering. Jika berjalan ia merasa tak seimbang, tubuh miring, dan kerap jatuh. Bobot tubuh melorot tajam, 86 kg menjadi 60 kg, hanya dalam sebulan. “Saya tinggal kulit pembalut tulang,” kata ayah tiga anak itu. Semula dokter menduga, Hartadi mengalami gangguan saraf. Namun, tes darah menyibak biang kerok itu semua adalah kadar gula darah yang membubung: 600 mg/dl; kadar normal kurang dari 200 mg/dl.
Ahli medis geleng-geleng kepala melihat hasil tes itu. Ia heran, kadar gula darah yang menjulang, tetapi Hartadi tak pingsan. Mendengar diagnosis itu keluarga pasrah. Namun, Hendrik Christianto – anak sulung Hartadi – yang bekerja di Kabupaten Mimika, Papua, enggan menerima suratan itu. Ia mengirimkan empat botol berisi masing-masing 30 kapsul daun kelor kepada ayahnya di Karawang, Provinsi Jawa Barat. Hendrik terinspirasi seorang kenalan warga Mimika yang juga mengidap diabetes mellitus. Banyak bahan pangan yang mesti ia hindari jika hendak selamat.
Penderita itu akhirnya menyantap sayur daun kelor Moringa oleifera hampir saban hari. Tanpa ia sadari, itulah jalan kesembuhan baginya. Bersandar pada kasus di Mimika Hartadi rutin menelan tiga kapsul dua kali sehari sebelum makan pada pertengahan 2010. Dua pekan kemudian ia merasakan perubahan: jalan relatif seimbang dan saat malam frekuensi berkemih turun drastis menjadi 10 kali – biasanya 20 kali per malam. Perkembangan itu sejalah dengan turunnya kadar gula darah menjadi 520 mg/dl.
Panasea
Hasil tes darah itu sangat menggembirakan Hartadi. Itulah sebabnya ia disiplin mengonsumsi kapsul daun kelor. Makin hari, kadar gula darah pria 59 tahun itu kian turun. Pengecekan terakhir pada 2 Juni 2011 menunjukkan kadar gula darah normal, 145 mg/dl. Kini tubuh Hartadi kembali padat berisi dan segar bugar. Meski begitu ia tetap mengonsumsi kapsul daun tanaman anggota famili Moringaceae itu. Dosis berkurang, hanya dua kapsul per hari.
Kelor terbukti tokcer mengatasi diabetes mellitus. Bukti empiris itu sejalan dengan hasil penelitian Jaiswal Dolly. Periset dari Departemen Kimia Universitas Allahabad, India, itu membuktikan ekstrak kelor lebih efektif menurunkan kadar gula darah daripada Glipizide, obat yang biasa direkomendasikan dokter untuk mengatasi kencing manis. Dalam riset tikus diabetes mellitus itu semula berkadar gula  darah 300 mg/dl. Namun, setelah mengonsumsi 300 mg ekstrak daun kelor, kadar gula darah puasa 90 mg/dl pada hari ke-21.
Daun kelor bukan hanya mujarab mengatasi penyakit yang namanya berasal dari dokter di Yunani, Aretaeus (30 – 90) itu (bahasa Yunani: diabainein = pancuran, mellitus = manis). Faktanya banyak pasien beragam penyakit merasakan khasiat tanaman dari India utara itu. Damar Novaldi – bukan nama sebenarnya – misalnya, pada Maret 2011 merasakan sakitnya splenomegali. Menurut dokter spesialis penyakit dalam dari Universitas Airlangga, dr Arijanto Jonosewojo SpPD,  splenomegali adalah pembengkakan limpa.
“Gangguan fungsi hati seperti sklerosis hati atau kanker hati dapat menyebabkan splenomegali,” kata Arijanto. Penyakit itu dapat mengakibatkan kematian bila organ di belakang lambung sepanjang 12 cm itu pecah. “Saya pasrah. Istri dan ibu juga merasa terpukul,” kata Damar Novaldi setelah mendapat diagnosis itu. Akibat penyakit itu, punggung sakit bukan kepalang, meski tersentuh sedikit saja. Nyeri hebat juga ia rasakan di ulu hati. Kondisi itu membuat Damar serbasalah: tidur miring sakit, telentang pun nyeri.

“Kelor bersifat segelas. Hasil rebusan itulah yang ia minum rutin dingin, tidak dicampur dengan herbal panas, (sereh) karena melemahkan fungsi masing-masing bahan. Perpaduan daun kelor, kunyit, dan daun sembung mempercepat regenerasi sel,”
dr Sidi Aritjahja
Menurut Arijanto sakit punggung dan ulu hati itu karena limpa membengkak dan mengalami penekanan sehingga mempengaruhi saraf-saraf organ di sekitarnya. Sepekan opname di rumahsakit di Jakarta Selatan, intensitas sakit memang berkurang. Namun, setelah kembali ke rumah, pria 32 tahun berbobot 86 kg dan tinggi 169 cm itu merasa nyeri lagi. Oleh karena itu ia patuh saat ibu menyarankan untuk menemui Valentina Indrajati, herbalis di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.
Ketika itulah Valentina meresepkan beragam herbal seperti daun kelor, rimpang bangle, dan daun jati belanda – semua dalam bentuk serbuk berbobot masing-masing 10 gram.  Damar merebus herbal dalam dua gelas hingga mendidih dan tersisa segelas. Hasil rebusan itulah yang ia minum rutin dua kali sehari. Pada awal Juli 2011 setelah tiga bulan konsumsi herbal, ia memeriksakan kondisi kesehatan.
“Pinggiran limpa yang semula menghitam, kembali normal berwarna ungu gelap. Limpa juga sudah tak membengkak,” kata Damar yang girang bukan main. Menurut Valentina yang meresepkan daun kelor sejak 2005,  kelor memperbaiki fungsi hati yang berhubungan dengan pencernaan dan detoksifikasi. Selain itu kelor juga kaya antioksidan untuk membangun sistem kekebalan tubuh. Ketika kondisi tubuh sehat ibarat benteng yang kokoh, sehingga mampu melawan serangan penyakit.
Makin populer
Setahun terakhir, kelor Moringa oleifera (sinonim Guilandina moringa) memang naik daun. Indikasinya antara lain kian banyak pasien yang memanfaatkan kelor. Damar Novaldi dan Hartadi hanya sebagian kecil yang merasakan khasiat daun kelor. Kelor juga mujarab mengatasi beragam penyakit lain seperti hepatitis, hiperlipidemia alias kolesterol tinggi, dan jantung. Pemanfaatan kelor sebagai herbal “tak terdengar” bila dibandingkan brotowali Tinospora crispa, sambiloto Andrographis paniculata, atau  temuputih Curcuma zedoaria.
Selama ini daun kelor identik dengan dunia magis, untuk membuang kesaktian seseorang menjelang ajal. Biji klenthang alias polong kelor populer sebagai penjernih air. Namun, siapa sangka di balik itu semua daun kelor manjur sebagai panasea alias obat untuk beragam penyakit. Riset ilmiah mendukung kuat bukti empiris itu. Setahun lalu Valentina kedatangan pasien hepatitis C. “Matanya menguning, kulit tubuhnya juga kuning,” kata herbalis yang kerap mengajar yoga di India dan Thailand itu.
Herbalis itu meresepkan kelor dan beberapa herbal lain seperti sambiloto dan pegagan kepada penderita berusia 16 tahun itu. Setelah rutin mengonsumsi rebusan serbuk daun kelor, ia akhirnya sembuh sehingga batal opname di rumahsakit. Periset dari Anna Technology University, Tamilnadu, India, C Senthil Kumar, membuktikan bahwa daun kelor memang berkhasiat sebagai hepatoprotektor alias pelindung hati.
Menurut dokter sekaligus herbalis di Yogyakarta, dr Sidi Aritjahja, kelor mengandung antioksidan yang sangat tinggi dan sangat bagus  untuk penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, misalnya luka usus dan luka lambung. “Bagian apa pun yang dipakai aman asal memperhatikan caranya,” ujar alumnus Universitas Gadjah Mada itu. Minumlah rebusan daun kelor selagi air hangat. Sebab, efek antioksidan masih kuat dalam keadaan hangat. Menurut dr Paulus Wahyudi Halim di Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, kelor memiliki energi dingin. Herbal seperti itu cocok untuk mengatasi penyakit dengan energi panas atau kelebihan energi seperti radang atau kanker.
Serba ada
Begitu dahsyatnya khasiat daun kelor mengatasi aneka penyakit. Harap mafhum,  daun pohon stik drum itu memang mengandung senyawa aktif dan gizi lengkap (lihat infografis) Ahli gizi dari Pusat Penelitian Gizi dan Makanan, Dr Mien Karmini, mengatakan, “Konsumsi asam amino terlalu banyak, efeknya tidak terlalu mengkhawatirkan. Namun, kerja ginjal lebih berat karena asam amino dikeluarkan melalui ginjal. Bila asam amino berasal dari nabati, kemungkinan ginjal bekerja ekstra lebih rendah daripada asam amino dari hewani.”
Beberapa senyawa aktif dalam daun kelor adalah arginin, leusin, dan metionin. Tubuh memang memproduksi arginin, tetapi sangat terbatas. Oleh karena itu perlu asupan dari luar seperti kelor. Kandungan arginin pada daun kelor segar mencapai 406,6 mg; sedangkan pada daun kering, 1.325 mg. Menurut Dr Mien Karmini, arginin meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh. Di samping itu, arginin juga mempercepat proses penyembuhan luka, meningkatkan kemampuan untuk melawan kanker, dan memperlambat pertumbuhan tumor.
Sementara metionin yang kadarnya mencapai 117 mg pada daun segar dan 350 mg (kering) mampu menyerap lemak dan kolesterol. Oleh karena itu, metionin menjadi kunci kesehatan hati yang  banyak berhubungan dengan lemak. Kekurangan metionin menyebabkan beragam penyakit seperti rematik kronis, sirosis, dan gangguan ginjal. Kadar valin dalam daun segar 374 mg atau 1.063 mg (kering) berfungsi dalam sistem saraf dan pencernaan. Perannya antara lain membantu gangguan saraf otot, gangguan mental, emosional, dan insomnia.
Tubuh juga memerlukan leusin karena tak mampu memproduksi sendiri. Daun kelor segar mengandung 492 mg leusin berperan dalam pembentukan protein otot dan fungsi sel normal. “Leusin sangat penting untuk pertumbuhan sel sehingga anak-anak dan remaja mutlak memerlukannya. Ambang batas kebutuhan leusin adalah 55 mg per g protein,” kata Mien Karmini.
Itu hanya sebagian kecil senyawa aktif pada daun kelor. Padahal, selain daun, bagian lain pada tanaman itu juga tak kalah berkhasiat. Kulit batang Moringa oleifera, umpamanya, berkhasiat antitumor (baca Pucuk Sampai Akar Manjur halaman 20 – 21). Pantas bila kini makin banyak herbalis yang meresepkan daun kelor. Herbalis di Yogyakarta, Lina Mardiana, misalnya, meresepkan daun kelor untuk para pasien beragam penyakit seperti hiperlipidemia dan pendarahan.
Lina memberikan kelor kepada Asih Susilowati yang keguguran. Peran kelor membantu produksi sel darah merah akibat kehilangan darah saat keguguran, memperkuat rahim, dan saluran indung telur. Sebulan setelah rutin mengonsumsi rebusan daun kelor, Asih hamil. Ia melahirkan dengan selamat sembilan bulan kemudian. Herbalis di Kotamadya Batu, Provinsi Jawa Timur, Wahyu Suprapto, sepakat bahwa kelor bagus bagi penderita pendarahan seperti Asih dan anemia. Kandungan zat besi kelor sangat tinggi, yakni 28 mg per 100 gram bahan.
Tren kelor
Pemanfaatan kelor untuk herbal kini terbukti kian meluas di berbagai daerah. Kondisi itu mendorong Muslihuddin dan Gatot Santosa membuka kebun kelor 1 ha di Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, pada Agustus 2009. Jangan bayangkan tanaman kelor yang tinggi menjulang. Kelor budidaya tak lebih dari 75 cm karena pekebun kerap memanen seperti teh. Dari kebun itulah mereka mengekstrak kelor. Produksinya baru 200 botol – masing-masing 30 kapsul – per bulan.
Dalam waktu dekat, Gatot Santosa bersiap memenuhi permintaan rutin importir dari India yang mencapai 25.000 botol per bulan.  Produksi ekstrak kelor itu mereka lakukan setelah Muslihudin, karyawan Freeport Indonesia di Timika, Provinsi Papua, terbelalak mengetahui khasiat kelor dari dunia maya. “Kita bisa membantu masyarakat untuk memproduksi herbal asal kelor,”  kata Muslihudin.
Salman Rizki di Surabaya rutin mengirimkan ekstrak kelor ke Filipina sejak 2005. Ia memperoleh bahan baku dari daerah di sekitar Surabaya seperti Pasuruan dan Mojokerto. Sayang, ia merahasiakan rendemen dan harga jual. Salman mengirimkan rata-rata 400 kg ekstrak daun kelor per bulan. Kaum ibu di Filipina memberikan malunggay alias kelor kepada bayi-bayi mereka. Mereka menyebut kelor sebagai “teman ibu yang baik”.
Di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, kelor memang sohor sebagai bahan pangan. Rodney Perdew yang tinggal di Arizona, Amerika Serikat, membudidayakan kelor di Arizona dan Meksiko – lebih dari 80.000 tanaman. Ia mengolah kelor menjadi teh, kapsul, dan minyak. “Sejak dua tahun lalu, terjadi peningkatan pertumbuhan 50% per tahun,” kata Rodney.
Ia tertarik mengebunkan komoditas itu karena, “Kelor merupakan sumber pangan yang hebat, sekaligus bahan kosmetik dan obat,” kata Rodney kepada wartawan Trubus Tri Istianingsih. Itu bukti bahwa kelor memang tanaman serbaguna: daun, kulit batang, polong, akar, bahkan getahnya pun berkhasiat obat.

Sumber :Trubus online

Jumat, 16 Oktober 2015

MANFAAT DAUN KELOR MENCEGAH KANKER


Anda tahu daun kelor ?. Tentu kita tahu daun tanaman herbal ini, dari dulu orang tua menyarankan bagi ibu yang sedang menyusui mengkonsumsi daun kelor untuk melancarkan dan menambah produksi ASI sebagai sari makanan yang sehat untuk bayi. Banyak dokter juga menyarankan untuk melancarkan ASI saat menyusui. Ternyata, ada sebuah penelitian yang menyatakan, nutrisi sehat yang alami terkandung dalam daun kelor mampu mencegah timbulnya sel kanker. Berikut penjelasannya.

Memiliki hidup sehat bagi banyak orang menjadi sebuah itung-itungan berbiaya mahal jika dihadapkan dengan penyakit seperti kanker. Salah satu penyakit yang menakutkan. Banyak terapi kimia atau dalam istilah kedokteran dengan nama chemoterapy menjadi hal yang menyakitkan bagi penderita yang harus menerima suntikan obat berkali-kali. Belum lagi rasa sakit sekujur tubuhnya selama menjalani terapi hingga semua rambut rontok. 

Memang sel kanker sangat ganas dan sulit disembuhkan hanya dengan melakukan pengobatan biasa. Sel kanker yang sudah tumbuh harus dimatikan terlebih dahulu agar dapat dikeluarkan dari dalam tubuh dengan cara operasi. Tingkat kegananasannya juga tergantung besar kecilnya ukuran kanker. Jika stadium kanker sudah tinggi, maka dapat dipastikan semakin tipis harapan untuk dapat sembuh.

Dewasa ini, penyakit kanker semakin banyak diderita karena banyak sebab, terutama dalam pola makan yang sembarangan dan gaya hidup tidak teratur. Kandungan zat kimia dalam makanan yang kita konsumsi juga menjadi salah satu sebab lain menjadikan kesehatan tubuh kita.

daun kelor pencegah kanker
Kasiat tersembunyi daun kelor
Suatu angin segar bagi kita semua untuk memiliki peluang hidup sehat dari serangan penyakit kanker, sebuah penelitian lebih lanjut mengenai nutrisi yang terdapat dalam selembar daun kelor. Daun yang selama ini hanya dikonsumsi oleh para ibu menyusui hanya untuk memperbanyak produksi air ASI, menjadi perhatian banyak kalangan terutama medis dan ahli nutrisi.

Tanaman herbal ini, dinyatakan mengandung vitamin A dan potasium dalam selembar daun kelor yang sangat tinggi dibanding dengan sayuran lainnya seperti wortel, bayam, maupun pisang yang selama ini dipercaya memiliki cukup kandungan vitamin A. 

Selain vitamin A, zat potasium yang dalam selembar daun kelor dipercaya dapat mengobati penyakit dari dalam, termasuk mencegah timbulnya sel kanker. Tentu dengan mengkonsumsinya dengan memiliki pola makan teratur. 

Selain itu, kandungan vitamin lain seperti C dan antioksidan menjadi komposisi yang semakin nyata dalam daun kelor. Banyak para remaja yang telah memanfaatkan daun kelor untuk menjaga keremajaan kulit, karena diyakini dapat mempercepat peremajaan sel mati dan menghaluskan kulit. Daun kelor juga dapat dimanfaatkan untuk masker wajah dengan menumbuknya serta mencampur sedikit air dan menempelkannya di bagian wajah.

Nah, kandungan yang paling diperhatikan oleh peneliti dalam hal ini mencegah kanker adalah kandungan potasium dan antioksidan dalam tingkat yang tinggi dibandung sayuran lainnya. Kandungan dengan 2 nutrisi ini dapat ditemukan hanya pada daun kelor. Perpaduan zat alami yang mencegah kanker sedari dini. Jika dikonsumsi dengan rutin, dipercaya dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker dan akhirnya menghilangkan kanker yang ada dalam tubuh.

Hebat bukan. Cara hidup sehat secara alami dengan memanfaatkan sumber dari alam yang dapat kita cari sekitar kita dengan mudah. Tanpa biaya maha, asal memiliki pola hidup sehat yang tepat. Selamat mencoba.